Kepulauan Seribu Part 2: I Love Beach

Monday, August 29, 2016 12 Comments

Tujuan utama ke Kepulauan Seribu adalah bermain air! #yay. Menurut agen yang saya mintai tolong, katanya Pulau Harapan-lah yang paling bagus untuk snorkel. Begitu sampai di dermaga, saya langsung menghubungi tour provider yang mengatur semua-semuanya. Soalnya saya belum pernah ke sini, jadi pertimbangan saya, akan lebih mudah jika menggunakan paket wisata dari tour provider.

Dengan paket wisata 2D1N -- 2 days 1 night aka 2 hari 1 malam, Begitu datang kisaran jam 11.15, diantar ke penginapan, kami disambut dengan jamuan makan siang yang menggoda. Sudah kelaparan tingkat dewa, vroh. Hari ini bakalan full kegiatan pula. Nanti jam 13, akan dijemput lagi untuk menuju ke spot selanjutnya, main dish: snorkeling! Wahahaha..

Karena ini sifatnya open trip, maka saya yang hanya berdua dengan adik, digabung dengan tim lain sejumlah 6. Untungnya, masih pada seumuran. Jadinya kami kalau ngomong masih nyambung. Sehingga perjalanan kurang lebih satu jam ke area snorkel tidak terlalu terasa. Meskipun sedikit nggondok soalnya berangkat paling pertama, yang berhasil membalap perahu puluhan aja.. Dan operator perahunya dengan santai senyum-senyum aja.. :3
Saya bersama tim sebelum nyebur

Sesampainya kami di spot snorkeling, kami sudah tidak sabar untuk nyebur! Riak-riak ombak seperti melambai-lambai memanggil, mengajak bermain hahaha.. Tentunya saya sadar dirilah. Dengan background bahwa saya tidak bisa berenang, maka saya harus memakai life-vest terlebih dahulu. Hahaha.. Bedanya dengan pengalaman saya di Karimunjawa yang mengharuskan pengunjung memakai perlengkapan safety sejak dari dermaga, yang di Pulau Harapan perlengkapan snorkel baru kami pakai ketika kami mau beraksi. Di Karimunjawa, memang cukup ketat sih ya untuk masalah safety. Tapi perlu diketahui juga, kalau setiap spot, peraturannya beda-beda. Di sini saja, setiap kami 'nyender' aka menyandarkan kapal di dermaga, kena charge 20.000IDR yang tidak termasuk di paket. Dari hasil denger-denger, cukup banyak private island di sekitaran Pulau Harapan sini. Jadi, kalau kami ke suatu pulau, biasanya kena 'retribusi' nyender itu tadi.

Kembali ke masalah snorkeling. Begitu sudah siap, sudah briefing singkat sama Mas Tour Guide (namanya Heru apa siapa gitu. Apa Hendra? Lupa saya hahaha..), maka kita sudah siap nyemplung. Yang jadi masalah adalah, adek saya belum pernah snorkeling atau berenang. Saya perlu memberikan briefing tambahan supaya mengambang di air dan tetap santai.. Kakak yang baik gituh..

Dan sepertinya adek saya beneran baru kali ini main air. Lha perutnya kaku. Bolak balik gugup sambil nyengir takut. Saya tidak mau rugi bandar dong, dah jauh-jauh ke Pulau Harapan dan capek tidur, masak iya tidak ngapa-ngapain? Akhirnya saya ajak berkeliling sambil tetap memeganginya. Tidak lama kemudian adek saya minta naik perahu.. Hahaha.. Paling tidak udah lihat betapa nagihnya alam bawah laut (menurut saya sih). :D

Tips kalau di sini, jika mau dokumentasi dengan pose yang macam-macam, silahkan berinisiatif sendiri ya ke Mas Tour Guide.. Bisa pose ditenggelemin atau yang lain. Pokoknya dimaksimalin mumpung main jauh hahaha.. Jangan lupa juga bawa roti/biskuit untuk makan ikan. Foto underwater dengan dikelilingi ikan pasti lebih eksotis kan ya.. Kemaren kami sempat ada insiden lupa beli biskuit. Padahal dari awal kami sudah merencanakan. Tapi ketika sudah di dermaga, begitu kami lihat perahu langsung khilaf dan lupa segalanya. Pengen segera menghitamkan kulit hehehe.. Akhirnya kami balik lagi, karena memang masih belum jauh :D
Saya sedang menikmati momen melihat biota bawah laut

Tidak ada ikan yang mendekat, hiks..
Cukup lama juga kami main air. Pokoknya sampai jari-jari kami mengkerut. Niat hati sampai sore, tapi apa daya, kami masih ada spot lain yang harus dikejar: sunset hunting. Setelah semua personel lengkap dan naik perahu, kami segera melanjutkan perjalanan ke pulau-entah-apalah-itu-namanya untuk berburu matahari terbenam. Dan ngemie. Banyak warung di sana hahaha.. Lapar juga saya. Haus pulak. Paketan tour saya hanya menyediakan minum di penginapan saja.
Brrr.. Dingin..
Karena mendung, kami gagal dapat sunset. Alhasil kami hanya bermain-main dan susur pantai. Pasir putih yang mengelilingi pulau tidak bosan kami susuri, jika tidak  keburu dicari Mas Tour Guide. Gegaranya, gelombang laut meninggi yang memaksa kami, mau atau tidak harus segera kembali ke penginapan. Perjalanan kembali selama 45 menit kami habiskan dalam diam. Angin sore dingin banget! Terlebih ombak yang cukup tinggi sering mencipratkan air ke kami. Berbeda ketika kami berangkat yang relatif lebih tenang. Pakaian saya yang tadinya sudah hampir kering, akhirnya basah kuyup lagi. Untungnya sempat makan pop mie, sehingga cukup setrong menahan dingin sampai tiba dermaga Pulau Harapan. Untungnya pula, hidung saya tidak rewel. Mungkin karena udara laut bisa dibilang bersih kali ya, hehehe..
Mainan ayunan

Semakin sore semakin mendung. Tampak sekelompok pohon bakau yang berada di pulau kecil

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

Do you think I forgot to change this text? No, dude. I did it on purpose ahahahay..

12 comments

Write comments
August 29, 2016 at 9:30 PM delete

Ealah om. Nama guide e sidone sopo? kamu menghitamkan kulit kok jadinya malah keriput gitu sih om? haha. mukamu sumpah. kaya bukan orang jawa

Reply
avatar
dwi susanti
AUTHOR
August 29, 2016 at 9:46 PM delete

Mas guide nya sidane namanya siapa? (2)
"kami segera melanjutkan perjalanan ke pulau-entah-apalah namanya"
Wkwk apalah apalah yang penting yang diingat hanya dia ajaaaa

Mas tom di sini pencitraan banget nggak sih le sayang adeknya? :p

Reply
avatar
tom
AUTHOR
August 30, 2016 at 6:25 AM delete

Entahlah. Nama agentnya aja dari Felicia Agnes jadi Angelina Felicia kok wkwkwkwkwk.. Gak usah dipikirin banget lah..

Reply
avatar
tom
AUTHOR
August 30, 2016 at 6:26 AM delete

Enggak pencitraan dong. Kan mukak adik gak di expose banget-banget.. Wkwkwkwkwkk

Reply
avatar
September 2, 2016 at 1:08 PM delete

Kata temanku di sana banyak orang bugis. Entah pulau yang mana. Besok kalau ke sana mau ngaku-ngaku orang bugis, siapa tahu terus disuruh nginap lama :-D

Reply
avatar
tom
AUTHOR
September 6, 2016 at 12:48 AM delete

Nyiahahaha.. Bugisnese everywhere XD Gak tau sih ya orang bugis itu yang begimana hahaha.. Kapan ke sono, Om?

Reply
avatar
September 6, 2016 at 9:49 AM delete

Ke sono nunggu dapat undangan hahahahahha

Reply
avatar
September 9, 2016 at 8:14 AM delete

paket open trip ke sana berapaan yak? sama meeting poin nya dimana?

salam kenal dr blogger abal2

Reply
avatar
tom
AUTHOR
September 9, 2016 at 4:08 PM delete

Hai, Mas Budi. Kemaren dapet harga 390, open trip 2 orang. Meeting poin di Pelabuhan Kali Adem jam 6 pagi nyiahahaha XD

Reply
avatar
tom
AUTHOR
September 9, 2016 at 4:09 PM delete

Hehehe.. Gak tau juga. Mau coba dihitung? Hahaha XD

Reply
avatar
tom
AUTHOR
September 9, 2016 at 4:09 PM delete

Kalau ada undangan, mau juga dong ke sana lagi :v Wahahaha..

Reply
avatar