Indofood Nasi Goreng Pedas vs Sajiku Nasi Goreng Rasa Pedas

Karena judulnya masih anak kos, maka bahasan kali ini tidak jauh dari kehidupan seputar anak kos. Menu yang akan saya bahas adalah nasi goreng. Makanan ini cukup familiar dan banyak orang yang suka. Kalau biasanya saya meracik bumbu dasar semacam bawang putih, garam, cabai, maka sekarang saya baru kepikiran seberapa enakkah bumbu instan nasi goreng.

Sekarang kan banyak sekali macam bumbu instan tuh. Sampe buat goreng tempe aja ada bumbu instannya.

Nah, makanya saya penasaran. Terlebih kemaren pas jalan-jalan ke Carrefour, saya baru melapar dan kepikiran nasi yang nganggur. Dari sekian banyak pilihan, saya menimbang berat untuk membeli produk Indofood yang 5rb-an dengan Sajiku yang cuman membandrol dengan harga 1.500-an. Well, cara begonya, semakin mahal semakin enak, dong. Tapi, saya tetap penasaran dengan yang murah. XD Jadilah saya ambil keduanya.

SAKUKU : Transaksi tanpa repot

image002.jpg@01D21B4B Senin tanggal 5 September kemaren saya berkesempatan menghadiri acara yang cukup asyik. Katakanlah, ajang reuni sama temen-temen Komunitas Blogger Jogja, dengan mengambil tempat di Roaster and Bear, Hotel Harper, Jl Margo Utomo atau versi dulu, Jl P. Mangkubumi, Yogyakarta. Ini adalah kesempatan langka bisa mengumpulkan para suhu dan teman-teman blogger dalam satu waktu hahaha..

Saya bersiap dari kantor sedari jam 5 kurang, supaya bisa jam 5 langsung cus dan tidak terlalu terlambat ataupun terjebak jalanan macet. Jadwalnya sih acara jam 6. Tetapi registrasi sudah dibuka sedari jam 5. Sesampainya di TKP, ternyata sudah banyak yang mengantri melakukan registrasi. Saya kemudian ikut mengantri dan memanfaatkan momen ini untuk say-hi, menanyakan kabar dan berkenalan dengan blogger baru. Suasana menjadi ramai dan lebih hidup :D


Pengalaman Terbang Menggunakan Citilink


Ini bukan endorse. Yakin. Postingan ini memang murni pengalaman saya sebagai pengguna yang cukup puas dengan layanan maskapai Citilink.

Beberapa waktu yang lalu, saya mempercayakan diri saya diangkut menggunakan Citilink menuju Jakarta. Pengalaman saya terdahulu ketika pertama kali menggunakan Citilink, cukup memuaskan untuk ukuran penerbangan murah. Untuk sekedar info, Citilink ini adalah anak perusahaan Garuda Indonesia yang bermain di level penerbangan murah (low cost carrier). Jadi, kualitas tidak usah diragukan lagi lah ya.

Pengalaman Naik Uber Untuk Pertama Kali


Akhirnya beberapa waktu yang lalu, saya berkesempatan mencicip naik UberX. Sudah beberapa kali kesempatan saya pengeeen banget naik armada online ini. Tapi sewaktu hape saya masih belum di-update ke versi Android M, saya ada masalah cari driver Uber. Selalu dikira hape saya memodifikasi lokasi.

Uber seperti armada online yang lain, harus saya cobain. Tidak fair kan kalau saya hanya mengandalkan GoCar, 'kan? Lagipula, iming-iming terbesar adalah saya bisa mendapatkan harga yang jauh lebih murah dari GoCar, nyiahahaha..

Membuat Barbekyu (BBQ) Ala Dapur Manda Style


Saya bosan dengan olahan daging yang biasa saja, semisal rendang atau gulai. Dan hampir setiap momen Idul Adha yang berkesan hanya hari pertama, ketika gigi masih setrong-setrongnya dan daging masih fresh: nyate. Bukan berarti saya tidak suka dengan olahan rendang/gulai. Tapi, bosan saja kalau tiap hari, mulai dari pagi, siang, sore menunya daging olahan kemaren. Sampai terkadang melihat saja sudah kenyang duluan.

Di basecamp kantor, kebetulan ada daging mentah yang ditaruh di freezer. Dan kami bingung mau dimasak apa dan bagaimana. Hingga sampai beberapa hari, akhirnya saya mengusulkan, bagaimana jika di-barbekyu saja? Yaah, ala ala steak gitu deh. Mayoritas suara tinggal tau jadi sih, jadi mereka ayok aja. Dan saya merasa bertanggung jawab sebagai pencetus ide, berpikir keras bagaimana cara mengolah si barbekyu ini.

Memfoto obyek dalam gelap

Beberapa waktu lalu, ketika liburan Idul Adha, saya menghabiskan waktu 3 hari di rumah. Saya berhasil mencetak rekor. Padahal biasanya, saya tidak terlalu betah berlama-lama di rumah dengan alasan hidung. Ya alhamdulillah, kemaren hanya hampir kumat alergi di hari kedua. Untungnya bisa saya buat istirahat juga, sehingga alerginya tidak tambah uwau. Idul Adha selalu terjadi pada tanggal 10 tiap bulan Dzulhijah. Itu artinya, bulan sedang dalam proses puncak bagus-bagusnya untuk 5 hari ke depan dan 5 hari setelahnya (cooling down). Dan kemaren malam tanggal 11, saya berkesempatan memfoto obyek dalam balutan malam #tsah.

Ceritanya saya baru luang. Dan kepikiran untuk mencoba fitur kamera Zenfone 2 mode manual. Terus terang, saya juaaarang menggunakan fitur ini. Susah soalnya.

Kepulauan Seribu Part 3 [end] : Island Hopping and Turtle

Hanya ada waktu setengah hari di hari terakhir kami di Pulau Harapan sebelum akhirnya kami harus bertolak ke Pelabuhan Marina, Jakarta Utara. Niatannya kami mau main air wal snorkeling lagi, karena kami belum puas main air. Tapi jadwal dari tour provider-nya tidak memungkinkan.. Setelah nego, kami akhirnya stick to the schedule, dengan tambahan ke penangkaran penyu.

Jadwal kami untuk jelajah pulau adalah jam 8. Dan sedari pagi, setelah sholat Subuh, kami sudah mulai mencicil berkemas, ada yang balik tidur, ada pula yang mencoba bikin kopi. Di penginapan kami ada dispenser. Kebetulan ada salah satu dari kami yang bawa kopi instan. Tapi masalahnya adalah gelasnya tidak ada. Tapi tidak terlalu menjadi masalah, karena beberapa anggota di penginapan ada yang anak gunung, yang akalnya cukup banyak. Ngumpulin botol bekas, dipotong, dan jadilah gelas. Ketika sudah jadi 2 gelas, sudah keburu bikin kopi pula, sarapan datang. Dan ada gelas plastik.. Hahaha.. Berasa rugi bandar potong-potong botol plastik.